Pengetahuan bertani di kalangan generasi muda Kabupaten Jepara kian menipis seiring berpindahnya minat kerja ke sektor industri dan jasa.
Lewat Edu-Ecofarm Super-Man, PT PLN Persero Pembangkitan Tanjung Jati B menyediakan ruang belajar pertanian ekologis untuk menahan menipisnya pengetahuan tersebut.
Kebun percontohan dibangun sebagai tempat praktik, karena pertanian merupakan pengetahuan yang sulit dipahami hanya melalui penjelasan di ruang kelas.
Pelajar yang berkunjung mengerjakan langsung tahapan menanam, merawat, dan memanen, memperoleh pemahaman yang tidak dapat digantikan bacaan.
Praktik yang diajarkan menekankan prinsip ekologis, mulai dari pemakaian pupuk organik hingga pengendalian hama tanpa bahan kimia sintetis.
Pemilihan pendekatan ekologis memiliki alasan jangka panjang karena kesuburan tanah yang terjaga menentukan produktivitas lahan untuk puluhan tahun ke depan.
Warga sekitar turut memanfaatkan kebun sebagai tempat belajar, memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan pada lahan mereka sendiri.
Pengelola kebun dilatih menyusun bahan ajar sederhana dan memandu kunjungan, keterampilan yang menaikkan nilai kawasan sebagai tujuan edukasi.
Hasil panen kebun dimanfaatkan dan sebagian dijual, memberi pemasukan yang menopang biaya operasional agar kegiatan tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan perusahaan.
Minat generasi muda terhadap pertanian tumbuh melalui pengalaman langsung, cara yang terbukti lebih membekas dibanding penyuluhan yang disampaikan sepihak.
- Perusahaan pelaksana
- PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjang Jati B
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
- Pilar SDGs
- SDG 4
- Tahun
- 2023