PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Balikpapan · Kalimantan Timur

Kampung Pangan Berseri dengan Inovasi Waste to Value

Air tanah di sebagian wilayah Balikpapan mengandung bakteri E-coli dalam kadar tinggi, kondisi yang membahayakan kesehatan warga yang menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Program Kampung Pangan Berseri dengan pendekatan waste to value yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balikpapan menangani persoalan tersebut sejak sumbernya.
Filter air dipasang sebagai penyaring yang menurunkan kandungan bakteri, menjadikan air layak dipakai untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan budidaya.
Eco-inovasi bernama EMO atau Enzimatik Mikroorganisme dikembangkan sebagai pemecah polutan minyak dan lemak, dua jenis pencemar yang paling sulit ditangani pengolahan biasa.
Minyak dan lemak menjadi persoalan khas kawasan permukiman padat, mengingat keduanya menyumbat saluran dan membentuk lapisan yang menghalangi masuknya oksigen ke dalam air.
Tampungan air hujan dimanfaatkan bersama EMO untuk kegiatan budidaya perikanan, menyediakan sumber air yang bebas dari kandungan bakteri berbahaya.
Pemanfaatan air hujan memberi keuntungan tambahan berupa mutu air yang lebih stabil, karena tidak dipengaruhi pencemaran yang meresap ke dalam tanah.
Budidaya azolla dijalankan sebagai tanaman air yang tumbuh cepat dan kaya nitrogen, dimanfaatkan sebagai bahan pupuk bernama ECOMIX.
Pupuk tersebut digunakan dalam sistem hidroponik, menyediakan hara bagi tanaman sayur tanpa memerlukan larutan nutrisi kimia yang harus dibeli secara berkala.
Keterkaitan dari penjernihan air hingga panen sayur menghubungkan kesehatan lingkungan dengan ketersediaan pangan. Keduanya berjalan pada jalur yang sama dan saling menopang.

Perusahaan pelaksana
PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Balikpapan
Sektor perusahaan
Migas
Wilayah
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Pilar SDGs
SDG 6
Tahun
2024

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR