Kampung Tihi-Tihi di Kecamatan Bontang Lestari merupakan permukiman di atas air yang berada di pesisir Kota Bontang, tepat di utara kawasan kilang.
Hampir seluruh penduduknya menggantungkan hidup pada laut, dengan budidaya rumput laut dan penangkapan ikan sebagai dua sumber penghasilan utama.
Hasil panen rumput laut sempat anjlok lebih dari tiga perempat, penurunan yang memukul telak ekonomi kampung dan menyisakan pengangguran serta kemiskinan.
MENARA MARINA merupakan program PT Badak NGL yang menyikapi keadaan tersebut dengan sasaran nelayan yang ramah lingkungan, mandiri, sekaligus sejahtera.
Program berjalan sebagai peta jalan bertahap sejak 2021, dimulai dari penyiapan kapasitas dan uji coba produksi sebelum masuk ke tahap perluasan.
Limbah non-B3 perusahaan berupa aluminium dan polyurethane foam dimanfaatkan sebagai bahan sarana produksi bagi nelayan.
Pemanfaatan tersebut menjawab dua hal sekaligus, yaitu menumpuknya limbah operasional dan mahalnya peralatan yang harus dibeli nelayan.
Bank sampah dan pengelolaan persampahan direplikasi ke wilayah lain, memperluas manfaat program di luar kelompok binaan awal.
Peningkatan sarana dan kapasitas dijalankan berdampingan dengan edukasi bagi anak nelayan serta perhatian pada kesehatan warga kampung.
Program ini memperoleh pengakuan internasional pada kategori program kemasyarakatan terbaik, menandai keberhasilan pendekatan yang menyatukan pengelolaan limbah dengan pemulihan ekonomi pesisir.
- Perusahaan pelaksana
- PT Badak NGL
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kota Bontang, Kalimantan Timur
- Pilar SDGs
- SDG 14
- Tahun
- 2023