Kawasan Kamojang menyimpan cadangan panas bumi besar yang dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik, padahal panasnya juga dapat dipakai secara langsung.
NENG ELIE yang dijalankan PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang menggali kemungkinan itu melalui Geothermal Dryhouse untuk pengeringan kopi.
Pengeringan menjadi tahap paling menentukan mutu kopi, dan penjemuran di bawah matahari selalu terancam gagal ketika hujan turun di tengah proses.
Ruang pengering bertenaga panas bumi menaikkan efisiensi hingga tiga kali lipat sekaligus menghasilkan kadar air yang seragam, faktor yang menentukan harga di pasar kopi spesialti.
Motor listrik diperkenalkan untuk layanan ojek daring lokal, menurunkan biaya operasional pengemudi sekaligus mengurangi emisi di kawasan yang sebaliknya menjadi andalan wisata alam.
Konservasi elang dijalankan sebagai penanda kesehatan ekosistem, karena burung pemangsa puncak hanya bertahan pada kawasan dengan rantai makanan yang utuh.
Produk makanan UMKM dikembangkan untuk memperluas sumber pendapatan warga di luar kopi, menjaga agar ekonomi kawasan tidak bergantung pada satu komoditas.
Bandung Local Agency dibentuk sebagai lembaga penyalur tenaga kerja setempat, dan lima puluh dua persen tenaga yang terserap merupakan perempuan.
Angka tersebut bermakna khusus di kawasan pegunungan, tempat perempuan umumnya hanya memperoleh pekerjaan musiman dengan upah yang jauh lebih rendah.
Penyediaan akses internet menutup daftar kegiatan, membuka jalan bagi warga memasarkan produk secara daring sekaligus mengakses informasi yang sejauh ini terhalang oleh letak geografis.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Bandung, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 7
- Tahun
- 2024