Kamojang di Kabupaten Bandung dikenal sebagai kawasan panas bumi tertua di Indonesia, dengan lingkungan pegunungan yang menuntut penanganan khusus agar tetap lestari.
Melalui NENG ELIE, kependekan dari Nurturing The Environment through Kamojang Green Living Ecosystem, PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang membawa gagasan ekosistem hidup hijau sebagai kerangka seluruh kegiatannya.
Istilah ekosistem pada nama program mengandung maksud bahwa perubahan tidak dikerjakan pada satu titik, melainkan pada keseluruhan cara warga menjalani keseharian.
Pengelolaan ruang hijau dijalankan bersama warga, mencakup penanaman, perawatan, dan penataan area terbuka yang berbatasan dengan kawasan konservasi.
Praktik ramah lingkungan diperkenalkan pada tingkat rumah tangga, mulai dari pemilahan sampah, penghematan air, hingga pemanfaatan kembali barang yang masih layak.
Perubahan pada tingkat rumah tangga inilah yang paling berpengaruh, karena kualitas lingkungan kawasan merupakan penjumlahan dari kebiasaan tiap keluarga di dalamnya.
Edukasi lingkungan dijalankan lintas generasi melalui sekolah dan kelompok pemuda, memastikan pengetahuan berpindah ke mereka yang akan mengelola kawasan berikutnya.
Usaha warga dikembangkan dengan syarat selaras dengan prinsip keberlanjutan, memberi contoh bahwa kegiatan ekonomi dan pelestarian dapat berjalan bersamaan.
Kawasan konservasi di sekitar wilayah kerja panas bumi memperoleh perlindungan tambahan dari warga yang merasa berkepentingan menjaganya.
Gaya hidup hijau yang tumbuh di Kamojang tidak berhenti sebagai kampanye, melainkan mengendap menjadi kebiasaan yang dijalankan tanpa harus diingatkan.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Bandung, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 15
- Tahun
- 2023