PT Pertamina EP Asset 2 - Field Prabumulih · Sumatera Selatan

PAKAR BALAM ( Pengendalian Agrokimia dalam Pertanian Karet Berbasis pengelolaan Sampah)

Petani karet di Kota Prabumulih setiap hari bekerja dengan bahan berbahaya tanpa menyadarinya. Cuka para atau asam formiat yang dipakai membekukan getah tergolong bahan berbahaya dan beracun.
Paparan berulang zat tersebut menimbulkan risiko pada saluran pernapasan dan kulit, sementara harga karet yang bergantung sepenuhnya pada pasar membuat petani tidak memiliki ruang untuk mencari alternatif yang lebih aman.
PAKAR BALAM, kependekan dari Pengendalian Agrokimia dalam Pertanian Karet Berbasis Pengelolaan Sampah, disusun PT Pertamina EP Field Prabumulih untuk menjawab kedua persoalan itu sekaligus.
Jawabannya berupa mokusaku, istilah Jepang untuk cuka kayu atau asam piroligneus, yaitu cairan hasil destilasi sampah biomassa berupa kayu dan dedaunan yang sampai kini menumpuk tanpa pemanfaatan.
Mokusaku bekerja sama efektifnya dengan asam formiat dalam menggumpalkan lateks, namun jauh lebih aman bagi petani yang menanganinya setiap hari tanpa alat pelindung memadai.
Manfaatnya berlapis karena cairan tersebut sekaligus berfungsi sebagai biopestisida, sehingga satu bahan menjawab dua kebutuhan yang sebelumnya harus dibeli terpisah.
Program berjalan melalui tiga sub kegiatan, yaitu Mokusaku untuk produksi cuka kayu, Rindu Resik untuk daur ulang plastik, dan Muda Bersama untuk pengolahan kompos organik.
Kelompok pelaksananya mencakup Mokusaku Bersemi, Pusat Daur Ulang, serta Kelompok Wanita Tani Kemuning dan Matoa, yang seluruhnya memperoleh pelatihan pemasaran digital dan pengemasan.
Dampak ekonominya terukur, dengan omzet Pusat Daur Ulang mencapai sekitar Rp468 juta per tahun dari cacahan plastik, wadah getah karet ramah lingkungan, dan furnitur berbahan plastik residu, sementara kelompok pengolah sampah organik membukukan sekitar Rp182,47 juta per tahun.
Uji produksi mokusaku tercatat menekan emisi sebesar 12.375 ton CO₂eq per tahun dengan nilai Social Return on Investment 1,73 dan indeks kepuasan masyarakat 86,12 persen, capaian yang menopang raihan PROPER Emas bagi Field Prabumulih.

Perusahaan pelaksana
PT Pertamina EP Asset 2 - Field Prabumulih
Sektor perusahaan
Migas
Wilayah
Kota Prabumulih, Sumatera Selatan
Pilar SDGs
SDG 12
Tahun
2024

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR