Penyandang disabilitas di Kabupaten Garut menghadapi kesempatan kerja yang sangat sempit, terutama di wilayah pegunungan yang lapangan usahanya bertumpu pada pertanian dan pariwisata.
PELITA BERSAMA yang dijalankan PT PLN Indonesia Power unit PLTP Kamojang-Darajat menyasar kelompok tersebut dengan tujuan agar mereka berkarya, sejahtera, dan mandiri.
Ketiga kata pada tujuan itu disusun berurutan dan mencerminkan tahapan nyata, dimulai dari kemampuan menghasilkan sesuatu sebelum berbicara tentang kesejahteraan dan kemandirian.
Pelatihan usaha produktif dipilih dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan yang dapat dijalankan tanpa menuntut mobilitas tinggi maupun tenaga fisik besar.
Bantuan sarana usaha diberikan agar peserta memiliki modal kerja, karena keterampilan tanpa peralatan tidak akan berubah menjadi penghasilan.
Pendampingan pemasaran dijalankan berkelanjutan, membantu peserta menemukan pembeli tetap dan menetapkan harga yang sepadan dengan mutu produknya.
Ruang inklusif yang tercipta memungkinkan peserta berinteraksi dengan warga lain, mengikis jarak sosial yang selama bertahun-tahun terbentuk karena minimnya perjumpaan.
Perubahan pada peserta terlihat bukan hanya pada penghasilan, melainkan pada keberanian mereka tampil di hadapan orang lain dan menawarkan hasil kerjanya.
Keluarga peserta ikut merasakan pergeseran peran, dari semula menempatkan anggota difabel sebagai pihak yang dirawat menjadi pihak yang turut menopang ekonomi rumah tangga.
Program ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penentu produktivitas, melainkan ketersediaan kesempatan dan alat kerja yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
- Perusahaan pelaksana
- PT PLN Indonesia Power - Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan Kamojang unit PLTP Kamojang-Darajat
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Garut, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 10
- Tahun
- 2023