Pempek yang menjadi kebanggaan Palembang aslinya dibuat dari daging ikan belida, bukan dari jenis ikan lain yang kini banyak menggantikannya.
Penangkapan tanpa kendali selama berpuluh tahun menyusutkan populasi belida di Sungai Musi hingga titik yang mengkhawatirkan para ahli perikanan.
Program Belida Musi Lestari merupakan inisiatif PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju untuk yang menyelamatkan spesies tersebut.
Riset dan konservasi dikerjakan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Universitas PGRI Palembang, karena penangkaran belida menuntut penguasaan biologi reproduksi yang rumit.
Penyelamatan indukan dari nelayan menjadi langkah awal, mengamankan induk yang tertangkap agar dapat dipakai sebagai sumber benih.
Pengembangan teknologi reproduksi dan penangkaran dijalankan bertahap hingga diperoleh cara pemijahan yang dapat diulang secara konsisten.
Budidaya dilanjutkan di kolam riset kelompok binaan, memindahkan kemampuan teknis dari laboratorium ke tangan masyarakat.
Pada 2022 program berkembang menjadi kampanye Gerakan Cinta Belida yang menyasar sekolah, nelayan, dan komunitas di sekitar sungai.
Pembudidaya dialihkan ke ikan konsumsi lain agar penghasilan mereka tetap terjaga tanpa perlu menangkap belida dari alam.
Upaya penangkaran menunjukkan perkembangan positif, kesadaran masyarakat terhadap pelestarian meningkat, dan nelayan memperoleh alternatif penghidupan yang lebih berkelanjutan.
- Perusahaan pelaksana
- PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kota Palembang, Sumatera Selatan
- Pilar SDGs
- SDG 15
- Tahun
- 2022