Indramayu memiliki jumlah penyandang disabilitas dan kelompok rentan yang tidak sedikit, namun sebagian besar dari mereka nyaris tak terlihat dalam kegiatan ekonomi formal maupun ruang publik kabupaten.
BERBISIK, kependekan dari Berdaya, Berkolaborasi Inklusif, Inovasi dan Karya, disusun PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VI Balongan untuk mengubah posisi mereka dari penerima santunan menjadi pelaku usaha.
Program ini bukan gagasan yang muncul dari titik nol. Ia merupakan kelanjutan dari Gagak Winangsih, dengan perubahan watak kelembagaan dari sebuah ruang kolaborasi menjadi jalur inklusif yang membuka akses lebih luas bagi masyarakat.
Pergeseran istilah dari collaboration hub menjadi inclusive pathway menandai perbedaan yang mendasar. Ruang kolaborasi mempertemukan pihak-pihak yang sudah berdaya, sementara jalur inklusif menyiapkan tangga bagi mereka yang selama ini tertinggal di luar sistem.
Salah satu simpulnya adalah Bank Sampah Wiralodra yang menangani persoalan persampahan di Desa Balongan sekaligus menyediakan pekerjaan yang dapat dilakukan tanpa mobilitas tinggi.
Jangkauannya diperluas hingga ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Indramayu, tempat unit bank sampah dikelola langsung oleh para warga binaan. Keterampilan yang mereka peroleh berfungsi sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Simpul lain yang paling dikenal publik adalah Kedai Kopi Teman Istimewa yang dijalankan kawan-kawan tunarungu. Kedai ini tercatat sebagai ruang inklusi pertama di Indramayu dan menjadi tempat pengunjung belajar berkomunikasi dengan cara yang berbeda.
Fungsi kedai bersifat ganda. Ia adalah unit usaha yang menghasilkan pendapatan, sekaligus panggung bagi pengelolanya untuk menumbuhkan kepercayaan diri di hadapan orang banyak, sesuatu yang sulit didapat dari pelatihan di ruang tertutup.
Pelatihan keterampilan dasar dan pengembangan produk UMKM melengkapi kedua simpul tersebut agar kemandirian ekonomi benar-benar terbentuk, bukan berhenti pada keberadaan tempat usaha semata.
Rangkaian inilah yang turut menjadikan Kilang Balongan sebagai salah satu unit peraih PROPER Emas periode 2025. Nilai yang paling sulit diukur namun paling penting adalah bergesernya cara warga Indramayu memandang kemampuan tetangganya yang menyandang disabilitas.
- Perusahaan pelaksana
- PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VI Balongan
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 10
- Tahun
- 2025