Harga cabai dan komoditas hortikultura kerap melonjak tajam dan menjadi penyumbang utama inflasi yang dirasakan langsung oleh rumah tangga.
Program Budidaya Komoditas Anti Inflasi yang dijalankan PT Sahabat Mewah dan Makmur di Kabupaten Belitung Timur menjawab persoalan tersebut dari sisi pasokan.
Gagasan dasarnya sederhana, yaitu memproduksi sendiri komoditas yang harganya paling bergejolak agar warga tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan luar daerah.
Cabai dipilih sebagai sasaran utama karena umur panennya relatif pendek dan permintaannya berlangsung sepanjang tahun tanpa mengenal musim.
Budidaya cabai menuntut penanganan hama dan penyakit yang cermat, sehingga pendampingan teknis menjadi bagian yang memastikan keberhasilannya.
Gejala serangan hama diperkenalkan agar terdeteksi sejak dini dan menanganinya dengan bahan yang tersedia, menekan kerugian yang biasanya terjadi menjelang panen.
Pengaturan jadwal tanam antaranggota diperkenalkan agar panen tidak menumpuk pada waktu bersamaan yang malah menjatuhkan harga.
Hasil produksi memenuhi kebutuhan lokal terlebih dahulu, membantu meredam gejolak harga di pasar setempat.
Kelebihan hasil dijual ke luar daerah, memberi pemasukan tambahan bagi kelompok tani yang terlibat.
Pasokan pangan wilayah menguat sekaligus terbuka sumber pendapatan baru, dua manfaat yang diperoleh dari satu kegiatan yang sama.
- Perusahaan pelaksana
- PT Sahabat Mewah dan Makmur
- Sektor perusahaan
- Perkebunan, Pertanian & Agribisnis
- Wilayah
- Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung
- Pilar SDGs
- SDG 2
- Tahun
- 2023