PT PLN Indonesia Power PLTP Gunung Salak · Jawa Barat

Program CAKRA LUMAKU (Circular Agriculture Lumbung Pangan Mandiri Karaharjaan Urang)

Kawasan Gunung Salak di Kabupaten Bogor merupakan wilayah pertanian dan peternakan rakyat yang berdampingan langsung dengan area operasi pembangkit panas bumi milik PT PLN Indonesia Power.
Kepadatan ternak di kawasan seperti ini melahirkan persoalan yang jarang dibicarakan, yakni kotoran yang menumpuk di sekitar kandang, menimbulkan bau, mengundang lalat, dan mencemari saluran air yang dipakai warga.
CAKRA LUMAKU disusun dengan kepanjangan Circular Agriculture Lumbung Pangan Mandiri Karaharjaan Urang, sebuah rumusan yang menempatkan pertanian sirkular sebagai jalan menuju kemandirian pangan desa.
Prinsip kerjanya merangkai peternakan, pertanian, dan pengolahan limbah menjadi satu putaran tertutup. Tidak ada tahap yang menghasilkan buangan akhir, karena keluaran satu proses selalu menjadi masukan proses berikutnya.
Titik masuknya adalah kotoran ternak yang dialirkan ke instalasi biodigester. Proses penguraian tanpa oksigen di dalamnya menghasilkan biogas yang dapat langsung dipakai warga untuk memasak.
Pergantian bahan bakar ini terasa nyata pada pengeluaran rumah tangga peternak, terutama bagi keluarga yang sebelumnya harus menyisihkan sebagian penghasilan untuk membeli gas setiap pekan.
Sisa proses biodigester tidak berhenti sebagai ampas. Bahan itu berlanjut menjadi pupuk organik yang dikembalikan ke lahan pertanian warga sebagai pengganti sebagian kebutuhan pupuk kimia yang harganya terus merangkak.
Pengembalian bahan organik ke tanah memberi manfaat yang tidak dimiliki pupuk kimia, yaitu perbaikan struktur tanah dan kemampuan menahan air, dua hal yang menentukan produktivitas lahan dalam jangka panjang.
Struktur biaya usaha tani pun berubah. Ongkos produksi yang menyusut membuat margin petani melebar tanpa harus menaikkan harga jual di pasar, sesuatu yang sulit dicapai bila hanya mengandalkan perbaikan teknik budidaya.
Muara seluruh rangkaian ini adalah lumbung pangan lokal dengan penyangga yang lebih kokoh, sebab bahan baku, energi, dan pupuknya diproduksi sendiri oleh warga yang juga memiliki prosesnya. Ketahanan semacam ini jauh lebih tahan guncangan dibanding bantuan yang datang dari luar.

Perusahaan pelaksana
PT PLN Indonesia Power PLTP Gunung Salak
Sektor perusahaan
Energi Pembangkitan
Wilayah
Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Pilar SDGs
SDG 7
Tahun
2025

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR