Waduk Cirata di Purwakarta membentang seluas puluhan kilometer persegi dan menopang pembangkit listrik tenaga air berkapasitas lebih dari seribu megawatt, ditambah instalasi surya terapung yang menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
Persoalan klasik perairan ini adalah eceng gondok. Gulma tersebut tumbuh sangat cepat, menutup permukaan air, mengganggu operasi pembangkit, serta menurunkan kadar oksigen yang dibutuhkan biota di bawahnya.
PT PLN Nusantara Power UP Cirata memilih tidak sekadar mengangkat dan membuangnya. Melalui CIRATA GEULIS, singkatan dari Cirata Generating Sustainability for Livelihood Resilience, gulma itu diperlakukan sebagai bahan baku bernilai.
Kerangka besarnya adalah ekonomi sirkular yang mempertemukan tiga hal sekaligus, yaitu pengelolaan limbah, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan perairan waduk.
Eceng gondok yang diangkat diarahkan ke dua jalur. Sebagian diproses menjadi pakan ternak alternatif yang menekan pengeluaran peternak, sebagian lain dianyam menjadi kerajinan tangan yang menyasar pasar dengan margin lebih tinggi.
Jalur kedua menyasar sampah organik rumah tangga melalui budidaya Black Soldier Fly. Larva atau maggot yang dihasilkan menjadi pakan ikan berprotein tinggi, sementara volume sampah yang harus diangkut ke tempat pembuangan menyusut tajam.
Rantai pemanfaatan berlanjut ke sisa budidaya maggot. Kotoran maggot atau kasgot diolah kembali menjadi pupuk organik dan media tanam untuk budidaya jamur tiram yang dikerjakan kelompok masyarakat.
Susunan seperti ini membuat setiap tahap memiliki pasar dan pemakainya sendiri, sehingga kegagalan pada satu produk tidak meruntuhkan keseluruhan rantai usaha warga.
Proses produksi pakan ternak berbahan eceng gondok ditopang listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya, sehingga sirkularitas yang dibangun tidak berhenti pada materialnya tetapi juga menyentuh sumber energi penggeraknya.
Pengukuran mencatat nilai Social Return on Investment 1,7 dengan tingkat kepuasan masyarakat pada kategori sangat baik. Bagi perusahaan, program ini menurunkan biaya operasional pembersihan waduk, memperkuat kinerja ESG, dan mengukuhkan penerimaan sosial atas keberadaan pembangkit, capaian yang turut mengantar UP Cirata meraih PROPER Emas periode 2025.
- Perusahaan pelaksana
- PT PLN Nusantara Power UP Cirata
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 7
- Tahun
- 2025