Kawasan Kamojang dan Darajat merupakan wilayah pegunungan yang menyimpan cadangan panas bumi besar sekaligus fungsi ekologis penting sebagai daerah tangkapan air bagi wilayah di bawahnya.
Pengelola PLTP Kamojang Darajat di bawah PT PLN Indonesia Power memilih memperlakukan kawasan penyangga bukan sebagai area yang cukup dijaga agar tidak rusak, melainkan sebagai ruang yang dapat menghasilkan sekaligus tetap lestari.
Gagasan itu diberi nama KAHURIPAN KAMOJANG, kependekan dari Kawasan Hijau Integrasi Pengelolaan Lingkungan, sebuah rumusan yang menyatukan penghijauan, produksi pertanian, dan kegiatan wisata dalam satu kerangka pengelolaan.
Tulang punggung kegiatannya berupa pertanian terpadu yang digerakkan kelompok masyarakat setempat. Pola terpadu dipilih agar hasil samping satu kegiatan dapat menjadi masukan bagi kegiatan lain sehingga biaya produksi tertekan.
Kelompok Wanita Tani menempati posisi sentral di dalamnya. Perempuan tidak ditempatkan sebagai pelengkap kegiatan suami, melainkan sebagai pengelola utama budidaya, pengolahan hasil, hingga pemasaran produk.
Inovasi lingkungan yang paling menonjol adalah pemanfaatan cascara, yaitu kulit buah kopi yang biasanya dibuang begitu saja setelah proses pengupasan. Bahan ini diolah menjadi cookies, produk pangan yang memberi nilai jual pada bagian tanaman yang semula dianggap tak berguna.
Pilihan mengolah cascara menjadi penganan, bukan sekadar seduhan, memperpanjang daya simpan dan memperluas pasar. Produk kering lebih mudah dikemas, dikirim, dan dijual kepada pengunjung sebagai buah tangan.
Rangkaian kegiatan pertanian dan pengolahan itu kemudian dijadikan daya tarik desa wisata. Pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan pegunungan tetapi menyaksikan dan mencoba langsung proses produksi, sehingga muncul pendapatan dari sisi jasa.
Fondasi kelembagaan terus diperkuat agar kawasan mampu berdiri sendiri secara ekonomi. Penataan pengelola, standar pelayanan, dan pembagian hasil disiapkan sebagai perangkat agar desa wisata tidak bergantung pada pendampingan perusahaan.
Arah akhirnya adalah kawasan yang mampu menghidupi warganya tanpa mengorbankan fungsi ekologisnya sebagai penyangga panas bumi dan daerah tangkapan air. Nilai ekonomi dan nilai lingkungan sengaja dibuat saling bergantung agar keduanya sama-sama terjaga.
- Perusahaan pelaksana
- PT PLN Indonesia Power PLTP Kamojang Darajat
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Bandung, Jawa Barat
- Pilar SDGs
- SDG 9
- Tahun
- 2025