Desa Merah Mata di Kabupaten Banyuasin memiliki lengkuas atau laos sebagai komoditas yang tumbuh baik, namun pengelolaannya belum menjadikannya sumber penghasilan yang diperhitungkan.
Di sisi lain, PT PLN Indonesia Power PLTG Borang menghasilkan limbah operasional berupa sisa Main Filter, jenis buangan yang selama ini hanya menjadi beban penyimpanan dan biaya pengelolaan.
Program Kampung Laos, dengan kepanjangan Komoditas Andalan Merah Mata, Pelestarian Lingkungan, Unggulan, Organik dan Sejahtera, mempertemukan kedua persoalan itu dalam kerangka ekonomi sirkular.
Limbah Main Filter dimodifikasi menjadi media pendukung pertanian melalui proses yang memastikan keamanannya bagi tanaman maupun tanah, sebuah tahap yang menentukan agar solusi tidak berubah menjadi masalah baru.
Pemanfaatan semacam ini menyelesaikan dua hal sekaligus. Perusahaan memperoleh jalur pengelolaan limbah yang bermanfaat, sementara petani memperoleh media tanam tanpa harus membeli dari luar desa.
Komoditas lengkuas dipilih bukan tanpa alasan. Tanaman ini tahan terhadap kondisi lahan yang tidak ideal, tidak menuntut perawatan intensif, dan memiliki pasar yang stabil sebagai bahan bumbu maupun bahan baku jamu.
Pola budidaya yang diterapkan menekankan prinsip organik dengan mengurangi pemakaian bahan kimia, sehingga mutu produk lebih terjaga dan lahan tidak mengalami penurunan kesuburan dari tahun ke tahun.
Identitas kampung laos yang melekat pada desa memberi nilai tambah tersendiri, sebab produk yang memiliki asal-usul jelas lebih mudah dikenali dan dihargai pembeli dibanding komoditas tanpa identitas.
Penguatan kelompok dilakukan agar kegiatan tidak berhenti pada penanaman, melainkan berlanjut ke pengolahan dan pemasaran yang nilai tambahnya jauh lebih besar dibanding penjualan bahan mentah.
Neraca manfaatnya terlihat pada dua sisi sekaligus, yakni berkurangnya limbah yang harus dikelola perusahaan dan naiknya pendapatan warga dari komoditas yang kini menjadi penanda desa mereka.
- Perusahaan pelaksana
- PT PLN Indonesia Power PLTG Borang
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan
- Pilar SDGs
- SDG 9
- Tahun
- 2025