PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Jakarta · DKI Jakarta

Program KERAK TELOR (Kerajinan Pangan Lokal, Transformasi Ekonomi Lokal Sunter)

Sunter di Jakarta Utara adalah potret kawasan urban yang serba mampat. Permukiman, industri, dan jalur logistik berdesakan dalam ruang yang sama, menyisakan sedikit sekali lahan terbuka bagi warga untuk kegiatan produktif.
Nama KERAK TELOR dipinjam dari kuliner Betawi yang identik dengan kawasan itu, dengan kepanjangan Kerajinan Pangan Lokal, Transformasi Ekonomi Lokal Sunter. Pemilihan nama berfungsi lebih dari sekadar penanda, sebab identitas budaya memudahkan warga merasa memiliki program sejak awal.
PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta merancangnya dengan tiga simpul yang saling menyambung, yakni ketahanan pangan, pertanian perkotaan, dan ekonomi sirkular berbasis limbah usaha mikro.
Simpul ketahanan pangan menjawab kerentanan khas kota, di mana hampir seluruh bahan makanan didatangkan dari luar wilayah sehingga harga di tingkat rumah tangga sangat mudah terguncang oleh gangguan pasokan maupun kenaikan ongkos angkut.
Praktik urban farming menjadi jalan keluar atas sempitnya lahan. Pekarangan, atap bangunan, dan sisa lahan dimanfaatkan untuk menanam sayuran dan tanaman pangan cepat panen yang sesuai dengan intensitas cahaya kawasan padat.
Warga memperoleh pendampingan mulai dari pemilihan komoditas, penyiapan media tanam, hingga penanganan pascapanen. Pendampingan teknis semacam ini menentukan, sebab kegagalan panen pertama sering menjadi alasan warga kota berhenti bertani.
Simpul sirkular menyasar limbah pelaku usaha mikro di sekitar terminal. Sisa produksi yang biasanya berakhir di tempat pembuangan diolah kembali menjadi bahan bernilai, memperpendek rantai buangan sekaligus menurunkan biaya bahan baku pelaku UMKM.
Kerajinan pangan lokal menjadi hilir dari kedua simpul tersebut. Hasil tanam warga tidak hanya dijual mentah tetapi diolah menjadi produk bermerek dengan kemasan yang layak, sehingga nilai tambahnya tinggal di tangan pengolah, bukan di tangan pedagang perantara.
Kelembagaan kelompok diperkuat agar kegiatan tidak bergantung pada segelintir penggerak. Pencatatan usaha, pembagian peran, dan pengelolaan kas bersama disiapkan sebagai perangkat yang memungkinkan kegiatan tetap berjalan meski pengurus berganti.
Integrated Terminal Jakarta tercatat sebagai satu dari tujuh unit dan afiliasi Pertamina Patra Niaga yang menembus peringkat Emas PROPER periode 2025. Warisan terpenting yang tertinggal adalah cara pandang baru warga Sunter terhadap lahan sempit dan limbah di sekitarnya.

Perusahaan pelaksana
PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Jakarta
Sektor perusahaan
Migas
Wilayah
Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta
Pilar SDGs
SDG 2
Tahun
2025

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR