PT Adaro Indonesia · Kalimantan Selatan

Program Masyarakat Maju dan Berdaya (MAMANDA)

Setiap wilayah tambang pada akhirnya berhadapan dengan hari ketika cadangan habis, dan Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan menyiapkan diri sejak jauh sebelum hari itu tiba.
Ketergantungan pada satu sektor membuat masyarakat sangat rentan terhadap perubahan harga komoditas maupun berakhirnya masa operasi.
Melalui MAMANDA, kependekan dari Masyarakat Maju dan Berdaya,, PT Adaro Indonesia untuk menyiapkan kemandirian ekonomi warga sejak jauh hari.
Kegiatan usaha disusun berbasis potensi lokal, memanfaatkan sumber daya yang tetap tersedia meski kegiatan pertambangan kelak berhenti.
Program menguatkan koperasi dan kelompok usaha agar hasilnya berputar di dalam masyarakat bukan mengalir keluar melalui perantara.
Pendamping memberikan peningkatan keterampilan kerja sebagai bekal bagi warga yang ingin masuk ke sektor lain di luar pertambangan.
Akses pasar dan permodalan dibuka melalui pendampingan penyusunan proposal serta pengenalan pada lembaga pembiayaan yang sesuai skala usaha.
Program dirancang bertahap dengan indikator kemandirian yang terukur, sehingga peran perusahaan berkurang seiring menguatnya kapasitas masyarakat.
Perancangan bertahap seperti ini mencegah terbentuknya ketergantungan yang malah melemahkan warga ketika dukungan suatu saat dihentikan.
Kapasitas usaha dan pendapatan warga meningkat, kelembagaan ekonomi lokal menguat, dan masyarakat lebih siap menghadapi masa pascatambang.

Perusahaan pelaksana
PT Adaro Indonesia
Sektor perusahaan
Pertambangan & Mineral
Wilayah
Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan
Pilar SDGs
SDG 8
Tahun
2022

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR