Wilayah di sekitar PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo, mengalami kekeringan yang berulang setiap musim kemarau.
Kekurangan air memukul tiga kebutuhan sekaligus, yaitu konsumsi rumah tangga, pengairan lahan, dan minum bagi ternak yang dipelihara warga.
PT Pembangkitan Jawa Bali UP PLTU Paiton menyusun Program Mengatasi Kekeringan dan Manajemen Peternakan untuk menangani ketiganya dalam satu kerangka.
Penggabungan urusan air dan peternakan berpijak pada kenyataan bahwa keduanya saling terkait dalam menopang penghidupan masyarakat setempat.
Program membangun sarana penyediaan air bersih untuk menjamin pasokan bagi rumah tangga sepanjang tahun tanpa bergantung pada turunnya hujan.
Konservasi sumber air berlangsung berdampingan, karena penyediaan sarana tanpa menjaga sumbernya hanya akan memindahkan persoalan ke tahun berikutnya.
Peternak mulai menerapkan manajemen pemeliharaan yang lebih baik, meliputi pengaturan pakan, kandang, dan pemantauan kesehatan hewan.
Pengelolaan pakan memperoleh perhatian khusus mengingat hijauan menjadi sangat langka pada puncak musim kering.
Limbah kandang beralih rupa menjadi pupuk yang dikembalikan ke lahan, menutup rantai pemanfaatan sekaligus menghilangkan sumber bau di permukiman.
Akses air bersih masyarakat meningkat, dampak kekeringan berkurang, dan produktivitas serta pendapatan peternak membaik secara bersamaan.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pembangkitan Jawa Bali UP PLTU Paiton
- Sektor perusahaan
- Energi Pembangkitan
- Wilayah
- Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
- Pilar SDGs
- SDG 6
- Tahun
- 2022