PT Pertamina Patra Niaga - Regional JBT Fuel Terminal Rewulu · DI Yogyakarta

Program PETRA: Pengembangan Tempe Koro Ramah Lingkungan

Tempe merupakan sumber protein paling terjangkau bagi masyarakat Indonesia, namun bahan bakunya berupa kedelai sebagian besar masih didatangkan dari luar negeri.
Program PETRA disusun PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT Fuel Terminal Rewulu di Kabupaten Bantul untuk menawarkan solusi melalui bahan pengganti.
Kacang koro dipilih karena tumbuh baik di lahan kering, tidak menuntut perawatan intensif, dan memiliki kandungan protein yang sebanding dengan kedelai.
Pengolahan koro menjadi tempe menuntut perlakuan khusus untuk menghilangkan senyawa alami yang membuatnya terasa pahit bila diproses dengan cara biasa.
Kelompok usaha dilatih menguasai tahapan perendaman, perebusan, dan fermentasi yang tepat agar tempe yang dihasilkan memiliki tekstur dan rasa yang diterima pasar.
Sisi ramah lingkungan program terletak pada pengurangan limbah cair dan pemanfaatan sisa produksi, dua hal yang biasanya diabaikan pada usaha tempe rumahan.
Penanaman koro dijalankan berdampingan agar bahan baku tersedia dari kebun warga sendiri, memperpendek rantai pasok sekaligus menambah penghasilan petani.
Produk tempe koro dipasarkan dengan penjelasan mengenai asal bahan dan cara produksinya, memberi pembeda di tengah pasar tempe yang sampai kini seragam.
Kelompok memperoleh pendampingan perizinan dan pengemasan agar produk dapat masuk ke toko modern dan tidak berhenti pada penjualan di pasar tradisional.
Kemandirian pangan yang dibangun melalui program ini bersifat nyata, karena bahan bakunya tumbuh di tanah sendiri dan tidak terpengaruh gejolak harga impor.

Perusahaan pelaksana
PT Pertamina Patra Niaga - Regional JBT Fuel Terminal Rewulu
Sektor perusahaan
Migas
Wilayah
Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta
Pilar SDGs
SDG 2
Tahun
2023

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR