PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau - Unit Metalurgi Kundur · Kepulauan Riau

Program Pondok Singgah Budidaya Kepiting Pulau Setunak

Perairan di sekitar Pulau Setunak, Kabupaten Karimun, mengalami penurunan hasil tangkapan kepiting akibat penangkapan yang melampaui daya pulih alaminya.
Kerusakan mangrove memperparah keadaan, karena akar mangrove merupakan tempat kepiting bakau berlindung dan berkembang biak.
PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau Unit Metalurgi Kundur menjalankan Program Pondok Singgah Budidaya Kepiting yang untuk memulihkan keduanya.
Sistem pondok singgah memungkinkan kepiting hasil tangkapan dipelihara sementara hingga mencapai ukuran dan mutu yang lebih baik sebelum dijual.
Pemeliharaan sementara ini menaikkan harga jual secara berarti, terutama pada kepiting yang sedang berganti cangkang dan bernilai jauh lebih tinggi.
Sebagian tekanan penangkapan di alam beralih menjadi kegiatan budidaya yang terkendali, memberi ruang bagi populasi liar untuk pulih.
Pelestarian mangrove berjalan berdampingan melalui penanaman dan perawatan kawasan yang menjadi habitat utama kepiting.
Nelayan belajar mengenali ukuran layak tangkap dan melepaskan kepiting bertelur, praktik yang menentukan keberlanjutan populasi di perairan tersebut.
Anggota dihimpun agar mampu mengatur giliran pemeliharaan dan menjual bersama untuk memperoleh harga yang lebih baik.
Populasi kepiting di alam lebih terjaga, ekosistem mangrove pulih, dan pendapatan nelayan meningkat melalui produk bermutu lebih tinggi.

Perusahaan pelaksana
PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau - Unit Metalurgi Kundur
Sektor perusahaan
Pertambangan & Mineral
Wilayah
Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau
Pilar SDGs
SDG 14
Tahun
2022

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR