Warga di sekitar wilayah operasi Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, kesulitan memperoleh air bersih dengan kualitas dan ketersediaan yang tetap.
Sumber yang ada berubah-ubah mutunya mengikuti musim, memaksa keluarga membeli air atau menempuh jarak jauh untuk memenuhi kebutuhan harian.
Program Sarana Penyedia Air Bersih dibangun PT Pertamina Hulu Sanga Sanga untuk menghilangkan beban tersebut dari keseharian warga.
Program menyiapkan instalasi pengolahan dan jaringan distribusi agar air dapat mengalir langsung ke permukiman tanpa perlu diangkut secara manual.
Pemilihan teknologi pengolahan disesuaikan dengan karakter sumber air setempat, karena penanganan air keruh berbeda dari air berkadar mineral tinggi.
Masyarakat belajar membentuk kelembagaan pengelola yang mengatur operasional, pemeliharaan, dan penarikan iuran secara terbuka.
Pelibatan warga sebagai pengelola sejak awal menentukan umur sarana, karena instalasi yang tidak dirawat akan berhenti berfungsi dalam hitungan bulan.
Kelompok memakai iuran yang dikumpulkan membiayai perawatan dan penggantian suku cadang, memutus ketergantungan pada bantuan yang datang berkala.
Waktu yang sebelumnya habis untuk mengambil air dapat dialihkan ke kegiatan produktif maupun pengasuhan anak.
Warga memperoleh air layak pakai setiap hari, pengeluaran rumah tangga untuk air berkurang, dan risiko penyakit yang bersumber dari air menurun.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pertamina Hulu Sanga Sanga
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
- Pilar SDGs
- SDG 6
- Tahun
- 2022