Desa-desa di sekitar wilayah operasi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk memiliki lahan yang terus menyempit akibat pembagian waris dan alih fungsi, sementara jumlah keluarga yang menggantungkan hidup padanya tidak berkurang.
SMARTANI, kependekan dari Sentra Mandiri Agro Ternak dan Inovasi, disusun dengan gagasan menjadikan desa sebagai pusat kegiatan terpadu alih-alih sekadar lokasi penyaluran bantuan.
Mekanisme pemerataan manfaatnya bertumpu pada skema bank ternak bergulir. Bantuan ternak tidak berhenti di penerima pertama, melainkan digulirkan kepada anggota berikutnya setelah menghasilkan keturunan.
Skema semacam ini memiliki keunggulan yang jarang dimiliki bantuan langsung, yakni jumlah keluarga yang tertolong terus bertambah tanpa memerlukan penambahan modal baru dari perusahaan.
Konsekuensinya, kedisiplinan kelompok menjadi kunci. Kesepakatan tentang waktu penggiliran dan tanggung jawab pemeliharaan harus dijaga bersama agar rantai penggulirannya tidak terputus di tengah jalan.
Fungsi alih pengetahuan dijalankan learning center pertanian dan peternakan. Pusat belajar ini memastikan keterampilan tidak menguap ketika pendampingan berakhir, karena warga memiliki tempat dan rujukan untuk saling mengajari.
Keterbatasan lahan disiasati melalui optimalisasi lahan sempit dengan praktik budidaya berkelanjutan. Hasil per satuan luas ditingkatkan tanpa mengorbankan kesehatan tanah dalam jangka panjang.
Praktik berkelanjutan ini penting bagi perusahaan jamu, sebab mutu bahan baku herbal sangat ditentukan oleh kondisi tanah tempat tanaman tumbuh, sehingga kepentingan bisnis dan kepentingan konservasi berjalan seiring.
Rantai produksinya ditutup dengan pemanfaatan limbah organik sebagai input produksi pertanian, sehingga biaya sarana produksi tertekan sekaligus beban pembuangan limbah di desa berkurang.
Kata inovasi pada nama program mengacu pada keharusan kelompok terus mencari cara baru, bukan pada satu temuan tunggal. Sentra ini dirancang sebagai tempat percobaan berkelanjutan agar praktik yang terbukti berhasil dapat menyebar ke desa lain di sekitarnya.
- Perusahaan pelaksana
- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk
- Sektor perusahaan
- Farmasi & Layanan Kesehatan
- Wilayah
- Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
- Pilar SDGs
- SDG 2
- Tahun
- 2025