Waduk Cengklik di Kabupaten Boyolali menampung air bagi lahan pertanian di sekitarnya sekaligus menjadi ruang hidup bagi pembudidaya ikan yang menggantungkan usahanya di sana.
Lewat SRIWEDARI, PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT DPPU Adisumarmo menyatukan kemandirian Desa Sobokerto dengan kelestarian waduk tersebut.
Penyatuan dua sasaran itu berpijak pada kenyataan bahwa kualitas air waduk menentukan hasil budidaya, sementara kegiatan warga menentukan kualitas air.
Konservasi kawasan dijalankan melalui penghijauan tepian dan pengendalian bahan pencemar yang masuk dari permukiman maupun lahan pertanian.
Pengelolaan sampah diperkenalkan di tingkat rumah tangga untuk menahan bahan yang sejauh ini berakhir di badan air melalui saluran dan aliran hujan.
Kelompok pembudidaya didampingi menerapkan cara pemeliharaan yang mengurangi sisa pakan, penyumbang terbesar penurunan kualitas air pada perairan waduk.
Usaha produktif berbasis potensi desa dikembangkan agar warga memiliki penghasilan yang tidak seluruhnya bergantung pada hasil tangkapan maupun budidaya.
Penganekaragaman usaha memberi bantalan ketika hasil budidaya menurun akibat cuaca atau penyakit yang menyerang ikan.
Pemerintahan desa diperkuat agar mampu mengelola kegiatan konservasi secara berkelanjutan, termasuk mengatur pemanfaatan kawasan tepian waduk.
Ekosistem Waduk Cengklik terpelihara dan Desa Sobokerto bergerak menuju kemandirian, dua hasil yang saling menopang dan sulit dicapai bila dikerjakan terpisah.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pertamina Patra Niaga - Regional JBT DPPU Adisumarmo
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
- Pilar SDGs
- SDG 6
- Tahun
- 2023