Industri jamu berdiri di atas pasokan tanaman obat yang mutunya sangat ditentukan oleh cara petani menanam dan menangani hasil panennya.
Ketergantungan itu menjadikan kesejahteraan pekebun di sekitar pabrik sebagai kepentingan bisnis, bukan sekadar urusan tanggung jawab sosial.
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul menjalankan Sambirata Berdaya lahir dari pembacaan tersebut dan bagi warga Desa Sambirata, Kabupaten Semarang.
Titik masuknya adalah pemetaan komoditas yang cocok tumbuh di ketinggian desa tersebut sekaligus terpakai dalam formula produk perusahaan.
Pekebun memperoleh bimbingan menanam empon-empon dan tanaman obat lain dengan cara yang menjaga kandungan zat aktifnya tetap tinggi.
Pengeringan menjadi titik paling rawan pada tanaman obat, karena suhu berlebih merusak senyawa yang justru menjadi alasan tanaman itu dibeli.
Pendamping mengajarkan perbaikan cara mengeringkan dan menyimpan agar simplisia yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang berlaku di industri farmasi.
Wadah usaha bersama dibentuk supaya hasil panen anggota terkumpul dalam jumlah yang layak diangkut dan mutunya seragam.
Kepastian pembeli membebaskan pekebun dari kecemasan tahunan mengenai ke mana hasil panen akan dijual dan berapa harga yang akan mereka terima.
Desa Sambirata kini menjadi pemasok tetap bagi industri yang berdiri di wilayahnya sendiri, hubungan yang menguntungkan kedua pihak dalam jangka panjang.
- Perusahaan pelaksana
- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul
- Sektor perusahaan
- Farmasi & Layanan Kesehatan
- Wilayah
- Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
- Pilar SDGs
- SDG 8
- Tahun
- 2022