PT Pupuk Sriwidjaja · Sumatera Selatan

SESERA MENAWAN (Sehat Sejahtera) Pulau Kemaro

Sungai Musi yang membelah Kota Palembang menghadapi persoalan eceng gondok yang tumbuh tak terkendali, menutup permukaan air, dan menghambat lalu lintas perahu warga.
SESERA MENAWAN yang dijalankan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang menempatkan gulma tersebut sebagai bahan baku, bukan sebagai sampah yang harus dibuang dengan biaya besar.
Eceng gondok diarahkan ke dua jalur pemanfaatan, yaitu diolah menjadi biomassa sebagai bahan bakar dan dianyam menjadi produk kerajinan yang menyasar pasar bernilai lebih tinggi.
Perahu wisata yang beroperasi di kawasan tersebut digerakkan tenaga surya dan gasifier, sehingga kegiatan wisata sungai tidak menambah pencemaran pada perairan yang sedang dipulihkan.
Penggunaan gasifier memungkinkan biomassa hasil olahan eceng gondok kembali dipakai sebagai sumber tenaga, menutup putaran material di dalam kawasan itu sendiri.
Limbah restoran apung ditangani melalui metode vermicompost yang memanfaatkan cacing sebagai pengurai, mengubah sisa makanan menjadi pupuk padat bermutu tinggi.
Waste water garden dibangun sebagai penyaring alami air buangan, memakai tanaman air yang menyerap bahan pencemar sebelum air kembali ke sungai.
Kombinasi kedua metode tersebut menjawab persoalan khas restoran apung, yaitu limbah cair dan padat yang sampai kini langsung jatuh ke badan air tanpa perlakuan apa pun.
Pengolahan air minum dengan reverse osmosis dan sinar ultraviolet disediakan bagi warga, menjawab kebutuhan air layak konsumsi di kawasan yang sumber airnya tercemar.
Resto apung yang dikelola warga menjadi muara dari seluruh kegiatan, menyediakan lapangan kerja sekaligus etalase yang memperlihatkan bahwa sungai yang terawat mampu menghidupi masyarakat di tepiannya.

Perusahaan pelaksana
PT Pupuk Sriwidjaja
Sektor perusahaan
Pupuk
Wilayah
Kota Palembang, Sumatera Selatan
Pilar SDGs
SDG 6
Tahun
2024

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR