Kelompok usaha masyarakat di sekitar terminal bahan bakar Boyolali menghadapi keterbatasan yang berulang, mulai dari modal, keterampilan, hingga akses ke pembeli.
Setara Kelompok Pandawa Patra merupakan inisiatif PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT Terminal BBM Boyolali yang menyasar ketimpangan tersebut melalui penguatan bertahap.
Kata setara pada nama program menandai sasaran yang dituju, yaitu kelompok yang mampu berdiri sejajar dengan pelaku usaha lain di pasar yang sama.
Pendampingan diawali dengan pemetaan potensi tiap kelompok agar jenis usaha yang dikembangkan sesuai dengan keterampilan dan sumber daya yang sudah dimiliki.
Pelatihan teknis diberikan untuk memperbaiki mutu produk, tahapan yang menentukan apakah barang mereka layak bersaing di luar lingkaran pembeli terdekat.
Penguatan kelembagaan dijalankan melalui penyusunan pembukuan sederhana dan pembagian peran, dua hal yang membedakan usaha kelompok dari kegiatan gotong royong biasa.
Akses permodalan dibuka melalui pendampingan penyusunan proposal dan pengenalan pada lembaga pembiayaan yang sesuai dengan skala usaha mereka.
Perluasan pasar dikerjakan dengan memperkenalkan produk pada jaringan yang lebih luas, termasuk melalui pameran dan lapak daring.
Kemampuan kelompok menghitung biaya dan menentukan harga menjadi capaian yang paling berpengaruh, karena banyak usaha kecil merugi tanpa menyadarinya.
Kelompok binaan bergerak dari penerima bantuan menjadi unit usaha yang mampu merencanakan produksi dan mengelola keuangannya secara mandiri.
- Perusahaan pelaksana
- PT Pertamina Patra Niaga - Regional JBT Terminal BBM Boyoloali
- Sektor perusahaan
- Migas
- Wilayah
- Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
- Pilar SDGs
- SDG 8
- Tahun
- 2023