PT Pembangkitan Jawa- Bali UBJOM Tanjung Awar-Awar · Jawa Timur

SI PANDU DESI (Sistem Pengembangan Agrikultur Terpadu Desa Sinergi Energi)

Sentra jagung di Tuban menyisakan bonggol dalam jumlah besar setelah panen, material yang sampai kini dibakar di ladang dan menimbulkan asap yang mengganggu warga.
SI PANDU DESI, kependekan dari Sistem Pengembangan Agrikultur Terpadu Desa Sinergi Energi, dijalankan PT Pembangkitan Jawa-Bali UBJOM Tanjung Awar-Awar untuk memanfaatkan sisa panen tersebut.
Bonggol jagung diolah menjadi biomassa sebagai bahan bakar, memberi nilai ekonomi pada material yang sebelumnya menimbulkan biaya pembersihan lahan.
Bahan yang sama juga diproses menjadi konsentrat pakan ternak, menyediakan sumber energi bagi ternak dengan harga jauh di bawah pakan pabrikan.
Kotoran hewan dipadukan dengan FABA untuk menghasilkan pupuk organik, menyatukan limbah peternakan warga dengan limbah operasional pembangkit dalam satu produk.
Perpaduan tersebut memiliki dasar teknis. Alasannya, FABA menyumbang unsur mineral sementara kotoran ternak menyediakan bahan organik yang tidak dimiliki abu pembakaran.
Penggunaan pupuk hasil olahan tersebut menekan biaya operasional pertanian secara nyata, memperlebar margin petani tanpa menaikkan harga jual hasil panen.
Sistem irigasi digerakkan tenaga surya, memastikan pengairan tetap berjalan pada musim kering tanpa membebani biaya bahan bakar.
Pupuk organik dikemas dan dipasarkan melalui BUMDes, menjadikan lembaga desa sebagai simpul niaga yang keuntungannya berputar kembali ke warga.
Sentra Edukasi Masyarakat disediakan untuk kontrol kesehatan hewan ternak, melengkapi rangkaian dengan layanan yang menjaga aset produktif utama warga tetap sehat dan bernilai.

Perusahaan pelaksana
PT Pembangkitan Jawa- Bali UBJOM Tanjung Awar-Awar
Sektor perusahaan
Energi Pembangkitan
Wilayah
Kabupaten Tuban, Jawa Timur
Pilar SDGs
SDG 7
Tahun
2024

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR