PT Pertamina Patra Niaga - Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai · Bali

UMA PALAK LESTARI

Lahan sawah di Kabupaten Badung terus menyusut oleh tekanan pariwisata, sementara petani yang bertahan menghadapi biaya operasional yang kian berat.
UMA PALAK LESTARI yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai menyasar keberlanjutan pertanian tersebut melalui pembaruan alat dan sistem pengairan.
Traktor dan perontok padi bertenaga listrik menggantikan mesin berbahan bakar minyak, memangkas biaya operasional sekaligus menghilangkan asap dan kebisingan di area persawahan.
Peralihan ke tenaga listrik memiliki arti tambahan di Bali, karena sawah kerap berdampingan langsung dengan permukiman dan kawasan yang memiliki nilai spiritual bagi warga.
Sistem irigasi memanfaatkan kincir hidro terbarukan yang menggerakkan air tanpa memerlukan pasokan listrik dari jaringan maupun bahan bakar dari luar.
Kendali sistem tersebut dapat dijalankan melalui telepon genggam, memungkinkan petani mengatur pengairan tanpa harus berada di lokasi setiap kali giliran air tiba.
Kemudahan ini penting bagi petani yang memiliki pekerjaan sampingan di sektor pariwisata, karena keduanya kini dapat dijalankan tanpa saling mengorbankan.
Ekowisata inklusif dikembangkan di kawasan yang sama, dengan jogging track dan camping ground yang dirancang ramah bagi penyandang disabilitas.
Perancangan ramah difabel pada fasilitas wisata alam masih jarang ditemui, padahal malah kelompok inilah yang paling sedikit memiliki pilihan tempat rekreasi terbuka.
Perpaduan pertanian bertenaga terbarukan dengan wisata yang terbuka bagi semua kalangan menjadikan lahan sawah tersebut memiliki dua nilai sekaligus, sebagai penghasil pangan dan sebagai ruang publik.

Perusahaan pelaksana
PT Pertamina Patra Niaga - Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai
Sektor perusahaan
Migas
Wilayah
Kabupaten Badung, Bali
Pilar SDGs
SDG 2
Tahun
2024

Kembali ke Ciptass Media & Data CSR